Tampilkan postingan dengan label tubuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tubuh. Tampilkan semua postingan

Fantasi Pria Saat Berada di Ranjang

Diposting oleh Unknown on Minggu, 11 November 2012


Fantasi seorang perempuan saat bercinta memang biasa-biasa saja. Namun, laki-laki lebih pandai mengembangkannya.

Perempuan biasanya berfantasi lebih detail, mulai dari awal hingga akhir percintaan. Tapi pria fokus pada aspek fisik. Mau tahu isi otak mereka saat berada di ranjang?

1. Tidak percaya benar-benar terjadi
Saat berhubungan seksual, beberapa laki-laki merasa ada di surga. Sebagian otaknya pun tidak percaya hal itu benar-benar terjadi. Tidak peduli berapa kali melakukannya, mereka selalu merasa bahagia.

2. Tubuh Anda luar biasa
Pemikiran itu terjadi setiap lima detik selama hubungan seksual. Gairah laki-laki terhubung dengan persepsi visual sehingga mereka akan menjaga mata tetap terpaku memandangi pasangannya.

3. Sepakbola
Untuk menunda ejakulasi biasanya laki-laki memikirkan sesuatu yang menarik seperti olahraga. Beberapa bahkan mengaku melakukannya demi mengatasi rasa kram saat bercinta.

4. Selebriti seksi
Laki-laki sering menyimpan fantasi untuk masturbasi. Sayangnya yang dipikirkan adalah berhubungan seks liar dengan selebriti seksi. Tetapi itu hanya fantasi.

5. Ragu-ragu
Mereka sering berpikir ingin melakukan hal berbeda saat bercinta namun takut memberitahunya kepada Anda. Biasanya terjadi ketika bercinta belum menjadi rutinitas. source
More aboutFantasi Pria Saat Berada di Ranjang

Pemilik Tubuh Langsing memiliki gairah seksual yang tinggi

Diposting oleh Unknown on Jumat, 09 November 2012


Menurunkan berat badan tidak meningkatkan kesuburan perempuan. Namun, pemilik tubuh langsing justru memiliki gairah seksual yang tinggi. Menurut sebuah penelitian, perempuan yang mengalami obesitas atau kegemukan berat badan yang ingin hamil harus menurunkan berat badan.

Tim dari Penn State College of Medicine mempelajari proses operasi penurunan berat badan mempengaruhi fungsi reproduksi dalam sekelompok perempuan gemuk tidak sehat. Dr Richard Legro selaku pemimpin studi mengatakan obesitas pada perempuan dikaitkan dengan kurangnya ovulasi demikian juga infertilitas.

Saat penelitian, mereka mengambil sampel urin perempuan obesitas untuk mengukur hormon ovarium selama siklus menstruasi. Mereka pun dikejutkan adanya tingkat tinggi ovulasi di antara 29 perempuan. Bahkan hasilnya sama sebelum dan dua tahun setelah operasi penurunan berat badan.

Kualitas ovulasi atau kesuburan ternyata tidak berubah sebelum dan sesudah operasi. Satu-satunya perubahan yang terlihat adalah pemendekan paruh pertama siklus menstruasi dari akhir menstruasi sebelumnya sampai pelepasan telur.

Namun kejutan lain justru datang dari kuesioner yang diisi oleh peserta. Ternyata mereka yang menurunkan berat badan setelah operasi mengalami peningkatan libido dan sering melakukan hubungan seks.

"Dampak dari penurunan berat badan pada fungsi reproduksi lebih sederhana daripada hipotesis. Dalam hal ovulasi, tampaknya tidak ada perubahan sebelum dan setelah operasi. Justru yang terjadi adalah peningkatan libido," tambah Dr Legro.
More aboutPemilik Tubuh Langsing memiliki gairah seksual yang tinggi